Sabtu, 26 April 2014 , 13:09:00
JAKARTA -
Kementerian Dalam Negeri memberikan penghargaan kepada Bupati Banyuwangi
Abdullah Azwar Anas atas prestasi sebagai bupati dengan "Kinerja Sangat
Tinggi". Penghargaan itu diserahkan Mendagri Gamawan Fauzi kepada
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam acara Malam Apresiasi
Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah di Jakarta, Jumat malam
(25/4).
Orang nomor satu di pemerintahan
Kabupaten Banyuwangi itu masuk peringkat 20 besar sebagai bupati dengan
kinerja sangat tinggi. Hanya ada 35 kabupaten dan 10 kota se-Indonesia
yang mendapat penghargaan itu dari total sekitar 500 kabupaten/kota.
Turut hadir dalam acara Malam Apresiasi
tersebut, antara lain, Hadir pula dalam acara ini Menteri Koordinator
Bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto. Penghargaan ini mengacu
pada hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD
dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD). Penyelenggaraan
penghargaan ini didukung oleh Australia Indonesia Partnership for
Decentralisation (AIPD) dan Australian Aid.
Mendagri Gamawan Fauzi memberikan
apresiasi kepada sedikit daerah yang berhasil meraih penghargaan
tersebut. Dia berharap penghargaan ini bisa meningkatkan kinerja daerah
dalam memberikan pelayanan bagi publik di berbagai bidang.
"Saya ucapkan selamat kepada daerah
yang memperoleh penghargaan. Semoga bisa semakin baik dalam mendorong
pelayanan bagi publik," ujar Mendagri Gamawan Fauzi.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas
mengatakan, penghargaan ini menjadi pelecut semangat untuk memacu
kinerja menjadi lebih baik lagi. "Meraih penghargaan tentu saja bukan
tujuan utama program pembangunan. Tapi apresiasi ini mendonorkan
semangat bagi kami untuk lebih terpacu meningkatkan kinerja," ujar
bupati yang pernah menempuh studi singkat ilmu kepemerintahan di Harvard
Kennedy School of Government, Amerika Serikat, tersebut.
Anas mengatakan, kunci keberhasilan
pembangunan adalah partisipasi semua elemen, baik di lingkungan
pemerintahan maupun publik luas. Saat kali pertama menjabat, Anas
membangun kepercayaan di internal birokrasi dan publik luas.
"Kepercayaan ini penting karena akan
mendorong partisipasi. Saya bilang ke semuanya di Banyuwangi, perubahan
tidak menjamin keadaan lebih baik, tapi keadaan lebih baik tidak akan
ada tanpa perubahan. Akhirnya semua tergugah. Sekarang Banyuwangi
semakin baik, birokrasi dan publik kompak, meski saya akui masih ada
beberapa yang perlu diperbaiki," jelas Anas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar